3/26/12

Ikatan Sindroma Down Indonesia (ISDI)

ISDI (Ikatan Sindroma Down Indonesia) didirikan pada 21 April 1999. Sebuah Kelompok nirlaba yang terdiri dari orang tua, ahli medis, ahli pendidikan kebutuhan khusus, para guru, dan simpatisan.

Kami sebagai orang tua sangat prihatin akan masa depan anak-anak kami yang Down syndrome di Indonesia, apalagi kami mengetahui tiada dukungan yang memadai dari pemerintah atau kalangan lain. Kami sangat mengharapkan masa depan yang lebih baik dengan berbagi pengalaman dan saling memberi dukungan didalam pertemuan secara rutin. Dengan demikian kami belajar banyak dan juga bermanfaat bagi anak-anak kami.

Kami mensosialisasikan keberadaan anak-anak kami kepada masyarakat luas dengan bantuan media masa dengan berbagai aktifitas, seperti menari, bermain musik, berolah raga, dan kegiatan sosial.

Para penyandang ini juga memiliki hak-hak yang sama dengan mereka yang normal. Maka kami memberikan pelayanan keterampilan sesuai dengan kebutuhan anak dan meningkatkan kemampuan mereka dengan harapan mereka dapat mandiri dan sekaligus menghapus kesan negatif masyarakat luas selama ini. Kami berharap masa depan mereka dapat lebih cerah.

Tujuan jangka pendek:
1.     Untuk menjadi wadah informasi untuk keluarga dan siapa saja yang tertarik kepada masalah para penyandang Down syndrome.
2.     Membangkitkan rasa kesatuan bagi para keluarga dan penyandang dengan pertemuan-pertemuan rutin, berbagi pengalaman dan saling memberi dukungan.
3.     Mendidik dengan memberikan ceramah-ceramah singkat degan berbagai ragam topic yang berguna bagi Down syndrome.
4.     Memberikan perhatian khusus untuk memaksimalkan kemampuan-kemampuan anak Down syndrome didalam seni, music, tari, olah raga maupun pelatihan kerja.
5.     Membangun jaringan dengan para ahli medis, ahli pendidikan khusus, sekolah dan relawan.
Tujuan jangka panjang:
1.     Membangkitkan rasa percaya diri dengan mengenali potensi mereka.
2.     Menyediakan pelatihan dengan sistem praktek langsung untuk melakukan tugas-tugas sederhana untuk digunakan di administrasi perkantoran, rumah makan atau hotel.
3.     Membangun sebuah tempat permanen atau pusat untuk kebutuhan para penyandang dan memberikan tempat yang nyaman dan aman.
4.     Mensosialisasikan keberadaan mereka kepada lingkungan dan masyarakat dengan bantuan melalui media.

No comments:

Post a Comment